Jembatan Suramadu
Jembatan Suramadu

tak-iya.com – Kejadian pembunuhan yang menimpa supir taxi online asal Surabaya di Kec. Burneh, Bangkalan November lalu, nampaknya membuat sopir taxi online lainnya ketakutan menyeberang ke Madura.

Imbasnya tak hanya kepada penumpang umum yang akan ke Madura, tapi aparat keamanan sendiri mendapat getahnya. Seperti yang terjadi pada Kasatlantas Polres Bangkalan, AKP Inggit Prasetyanto.

Sopir taxi yang seharusnya mengantar ke Bangkalan ternyata enggan menyebrang Suramadu. Terpaksa Inggit diturunkan di Kenjeran Surabaya. Padahal sudah dijelaskan bahwa dirinya merupakan Kasatlantas, namun sopir tersebut tetap menolak melanjutkan perjalanan meski diancam akan dilaporkan ke perusahaan. Akhirnya Inggit meminta anggotanya untuk menjemput di Kenjeran.

Kejadian serupa juga terjadi pada Dipta (30) Asal Banyuwangi yang saat itu akan mengikuti acara di dekat Suramadu di sisi Bangkalan. Dipta menginap di hotel dekat Suramadu karena acara berlangsung pagi hari. Namun hingga mendekati waktu acara dimulai, Dipta belum juga mendapat taxi online. Lebih dari tiga taxi online menolak orderannya karena tidak berani ke Madura. Akhirnya niat ke Madura dibatalkannya.

Melihat kejadian ini, nampaknya aparat keamaan dan pemerintahan di seluruh Madura perlu melakukan langkah cepat untuk menjamin keamanan setiap orang di Madura. Jangan sampai citra menakutkan tersebut justru membuat orang luar terutama wisatawan enggan berkunjung ke Madura.

 

 

2345 KOMENTAR


    Fatal error: Allowed memory size of 134217728 bytes exhausted (tried to allocate 3147180 bytes) in /home/sloki/user/k5777841/sites/tak-iya.com/www/wp-includes/class-walker-comment.php on line 175