tak-iya.com – Ini adalah pengalaman nyata pencapaianku dalam dunia lari. Boleh percaya atau tidak, tapi yang jelas bagiku ini adalah salah satu prestasi besar sejak bisa berjalan sewaktu balita. 😀

Rasanya tidak pernah terbayang sebelumnya bisa berlari berkilo kilo meter, bahkan ketika sudah terbiasa lari setiap minggu.

Dahulu sempat berpikir, untuk apa berlari jauh jika ujung-ujungnya masuk rumah sakit karena sesak nafas atau kram perut?

Dulu masih berpikir bahwa berlari jauh hanya bisa dilakukan oleh yang terlahir sebagi pelari. Sehingga setiap berlari tidak pernah terbayang untuk bisa lari jauh seperti pelari marathon yang bisa berjam-jam berlari tanpa henti.

Namun asumsi itu mulai terlihat salah, ketika tanpa sengaja latihan lari sembari menunggu buka puasa di pertengahan ramadhan 2015.

Saat itulah aku bisa menyelesaikan 5K pertama non stop tanpa jeda, tanpa minum. Padahal biasanya paling lama kuat lari hanyalah sekitar 3K saja. Jika dipaksa bisa saja 5K namun perlu istirahat ketika masuk 3K pertama.

Namun pada saat ngabuburit tersebut, tanpa sadar aku bisa lari 5K. Kenapa malah lebih kuat saat puasa?

Asumsi pertama, pertegahan bulan ramadhan tersebut tentu berat badan sudah menurun drastic, artinya badan lebih ringan daripada biasanya.

Saat sore menjelang buka puasa masih ada sisa-sisa tenaga yang bisa keluar saat dipaksa, meski tanpa minum sekalipun. Niat puasa merupakan kekuatan tak terlihat yang menjadi dasar kekuatan menyimpan kekuatan dalam tubuh.

Nah intinya, tanpa jeda dan tanpa minum ketika puasa saja masih bisa lari 5K. Aku simpulkan, Apalagi kalau asupan makanan tercukupi dan latihan teratur pasti bisa lebih dari 5K. Akhirnya aku niatkan untuk berlari lebih jauh, yaitu 10K!

Salam damai dari Madura,. #Clurit #nolK #tak-iya.com

 

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY