tak-iya.com – Warnanya merah muda dengan rasa gurih yang begitu khas. Biasanya diminum bersama roti bantal dan kacang goreng. Salah satu sumber gurihnya es ini berasal dari santan kelapa yang bercampur sirup racikan keluarga berpadu dengan parutan es batu yang membuat dinginnya merata.

Ya inilah es Sudi Mampir yang sudah melegenda di seantero Pamekasan. haha.. lebay.. gimana ndak lebay, lha Es Sudi Mampir sudah ada sebelum saya lahir bahkan sebelum Ibu saya lahir.

Tempatnya unik, karena berada di dalam gang kecil tepat di tengah kota Pamekasan. Berada disebelah utara masjid Jami’, atau berada di sebelah kiri sebelum jembatan di kampung arab di barat arek Lancor.

Tempatnya memang terpencil dan tidak ada papan nama Es Sudi Mampir. Namun jika anda tersesat mencari letaknya, coba tanyakan saja ke orang-orang di pusat kota. Pasti akan ditunjukkan dengan cepat, karena orang Pamekasan pasti sudah tahu es Sudi Mampir.

Namanya juga di gang kecil, jadi tempanya nyempil diantara gedung-gedung sehingga terasa lembab dan gelap. Meski demikian, di Madura yang panas tempat seperti inilah yang dicari karena terasa dingin.

Meja dan kursinya berbentuk memanjang dengan ornamen ruangan yang sangat terasa kejadulannya. Gambar-gambar minuman dari tahun dibawah 80an, masih menempel dengan jelas membuat seolah sedang minum es dijaman penjajahan Belanda. haha..

Harga es per gelasnya sekitar Rp. 5000, harga roti per potong Rp. 1000 dan kacang goreng per bungkus Rp. 1000.

Yuk dicoba ya,. Salam damai dari Madura #Clurit #Lanjalan #Kuliner #tak-iya.com

7 KOMENTAR

LEAVE A REPLY